Selasa, 19 Juli 2011

Larangan Setelah Makan

Meski efek yang dirasakannya tidak langsung saat itu, yang pasti hindari kegiatan berikut setelah makan.

  • Tidak TIDUR setelah makan
Rasa kantuk yang datang setelah makan sebenarnya kondisi yang wajar. Kantuk datang disebabkan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh dari makanan yang kita konsumsi. Anggap saja kita makan siang mengkonsumsi nasi. Nasi mengandung glukosa yang dapat menghambat kerja sel-sel neuron. Akibatnya kita jadi cenderung bermalas-malasan, mengantuk dan ingin tidur.
Memang, menurut sebuah penelitian di Inggris, glukosa dapat menghentikan sinyal-sinyal aktif ke otak. Misalnya perintah agar mata tetap terjaga. Glukosa ternyata mampu menutup neuron-neuron penghasil protein mikro yang menjaga kesadaran tubuh manusia. Kadar glukosa dalam jumlah banyak di dalam tubuh bisa menyebabkan neuropepsy, rasa kantuk yang hebat.

  • Penyebab OBESITAS
Bila kita langsung tidur sesudah makan, glukosa dan kalori akan mengendap dalam tubuh dan menyebabkan kegemukan atau obesiti. Selain itu, karena tubuh tengah aktif mengolah makanan, biasanya aliran darah menjadi deras dan detak jantung lebih cepat. Bila kita langsung tidur, jantung yang sedang berdetak cepat itu jadi lebih perlahan detaknya. Bila ini sering terjadi (cepat - pelan - cepat - pelan) irama detak jantung tidak teratur ini bisa menjadi satu bibit penyakit jantung.

  • Hindari Mandi
Jangan langsung mandi setelah makan. Karena saat tubuh melakukan kegiatan metabolisme, mengolah, menyerap dan mengalirkan zat-zat makanan, suhu tubuh meningkat tajam. Tak heran kita sering merasa gerah dan berkeringat setelah makan. Suhu meningkat disebabkan aliran darah yang lebih cepat. Dalam kondisi itu, bila kita tiba-tiba menyiram tubuh dengan air, berarti kita memberikan kejutan pada permukaan tubuh. Aliran darah dan syaraf-syaraf di kulit tiba-tiba menjadi dingin. Bila ini sering terjadi, maka akan terjadi kerusakan permanen pada pembuluh darah. Ini dapat menjadi cikal bakal penyumbatan aliran darah atau stroke !

  • Hindari Minum Air Dingin
Suhu dingin dari minuman yang kita makan dapat menyebabkan makanan yang kita lahap ikut beku. Bayangkan jika yang kita makan mengandung lemak dan kemudian lemak tersebut tidak dapat dicerna dengan baik, maka lemak dapat tertimbun di usus serta dapat menyebabkan penyempitan saluran pencernaan yang berujung pada kegemukan.

  • Hindari Minum Teh
Teh adalah minuman pendamping makanan yang paling familiar bagi  kita, dan hampir setiap warung makan menyediakan minuman ini.  Dibalik rasanya yang meyegarkan, ternyata teh memiliki kandungan asam yang cukup tinggi.  kandungan asam ini dapat menyebabkan protein dalam makanan yang kita santap menjadi semakin sulit di cerna. Selain itu, minum teh setelah makan dapat menyebabkan hambatan terhadap penyerapan zat dalam tubuh hingga 80 persen.

  • Hindari Merokok
berdasarkan penelitian, merokok sesudah makan memberikan dampak 10 kali lebih buruk daripada merokok biasa. Banyangin aja, merokok biasa aja sudah bisa dikategorikan kebiasaan yang tidak sehat apa lagi klo biz makan, bakal jadi super tidak sehat.

  • Hindari Makan Buah
Selama ini makan buah sesudah makan merupakan sebuah tradisi untuk mencuci mulut. Padahal mengkonsumsi buah sesudah makan dapat membuat perut menjadi kembung karena dipenuhi udara. Untuk itu kita perlu mensiasatinya dengan memberikan jeda 1-2 jam setelah makan.

  • Hindari Mengendurkan Ikat Pinggang
Kalau perut kita kekenyangan biasanya kita mengendurkan ikat pinggang biar terasa lega. Ternyata kebiasaan seperti ini harus dihindari karena dapat menyebabkan usus terbelit dan terblokir.

  • Hindari Berjalan-jalan
Berjalan akan menyebabkan sistem pencernaan tidak mampu menyerap nutrisi dari makanan yang telah Anda makan. Jadi jangan sampai anda berjalan-jalan sehabis makan, apalagi berlari-lari bakalan muntah deh, hehehe :D
 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar